Perbedaan Print Kaos dan Print Kaos DTG dari Berbagai Aspek

Kaos adalah jenis pakaian yang disukai banyak orang. Selain karena bahannya yang nyaman untuk digunakan sehari-hari, motif dan gambar kaos juga sering menjadi incaran. Untuk menciptakan hasil gambar dalam kaos, bisa digunakan metode print kaos biasa dan print kaos DTG untuk penciptaan gambarnya.

Dua metode ini tentunya memiliki perbedaan yang bisa dirasakan oleh setiap pengguna kaos. Mulai dari kualitas hingga waktu pengerjaan juga memiliki perbedaan. Bagi yang ingin mencetak gambar kaos, maka perbedaan dua metode ini bisa dijadikan acuan sebelum memilih yang akan digunakan. Berikut daftar perbedaannya:

1. Kualitas Tiap Metode

Jika dilihat dari segi kualitas sablon yang dihasilkan, tentu metode sablon DTG bisa memberikan kualitas yang lebih baik. Hasil sablon akan sesuai dengan gambar yang dipesan. Jadi meskipun gambar pesanan rumit, hasil sablonan masih akan sama sesuai dengan keinginan dan gambar asal memiliki tinta yang sesuai.

Sedangkan untuk sablon kaos biasa, hasilnya tidak sebaik metode DTG. Jika gambar yang diberikan terlalu rumit, maka metode biasa tidak bisa menciptakan hasil sesuai dengan keinginan. Akan ada beberapa kekurangan yang mendetail. Jadi metode ini akan memberi kualitas bagus asal gambar tidak terlalu rumit.

2. Kecepatan Pengerjaan

Kecepatan dua metode ini tentu saja berbeda. Metode sablon biasa biasanya mengandalkan jumlah tenaga kerja, cuaca, dan seberapa luas tempat untuk penyablonan. Sedangkan untuk penyablonan DTG, ada mesin yang bisa membantu proses pengerjaan. Jadi metode DTG jauh lebih unggul dalam kecepatan pengerjaan.

3. Warna pada Hasil Sablon

Jika menggunakan metode biasa, maka bisa jadi hasil pada pewarnaannya kurang sesuai. Hal ini dikarenakan kurangnya warna yang dimiliki. Sedangkan untuk metode DTG, setiap detail gambar yang membutuhkan warna tertentu bisa dipenuhi. Jika ingin warna gradasi, maka sangat memungkinkan dibuat. Jadi dari segi warna juga masih unggul proses DTG.

4. Variasi yang Ada di Hasil

Perbedaan selanjutnya dari print kaos biasa dan print kaos DTG ada pada jenis variasinya. Berbeda dengan ketiga perbedaan di atas yang menonjolkan proses DTG, kali ini variasi bisa memberi keunggulan pada proses sablon biasa. Asal memiliki skill yang mumpuni, maka semua jenis variasi bisa diterapkan dalam sablon kaos biasa.

Sedangkan untuk cetak DTG, kekurangannya ada di penggunaan variasi yang digunakan. Mesin yang digunakan tidak bisa menyesuaikan kebutuhan variasi yang akan diterapkan. Jadi hasilnya tidak terlalu variatif dan cenderung itu-itu saja. Jika kaos dikerjakan secara masal, maka tidak bisa membuat variasi berbeda.

5. Kekuatan Hasil Sablon

Kedua metode yang bisa digunakan juga memiliki perbedaan dari kekuatannya. Perbedaan ini akan dirasakan jika mencuci dengan cara yang salah. Dua metode ini sama-sama awet asal bisa merawatnya dengan baik. Apabila salah dalam perawatan dan pencucian, maka tidak akan sekuat yang diinginkan.

Lima perbedaan hasil print kaos biasa dan print kaos DTG sudah dijelaskan di atas. Jadi jika ingin memilih salah satu metodenya, sudah ada gambaran jelas mengenai perbedaannya. Pastikan untuk memilih metode yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan. Sehingga hasil kaos yang diinginkan tidak mengecewakan.